Ketika Mimpi Menemukan Jalannya

cats

Bismillahirahmannirahim. Sepertinya sebelum hutang menulis saya terbayar saya akan tetap galau dan nggak konsen buat ngerjain skripsi haha. Setelah lama tertunda akhirnya pagi ini saya putuskan untuk menulis. Ya..ya.ya saya memang suka sekali menulis, dan mungkin jadi lebay ya apa-apa ditulis. Hehe. Menulis adalah satu-satu cara untuk mengabadikan “untold story” dalam hidup saya. Berbicara tentang menulis, saya telah menulis sejak saya masih kecil. Ya, masa kanak-kanak nulisnya dibuku diary yang dikasih gembok haha. Dan ketika dewasa saya bercita-cita untuk menjadi seorang penulis -mohon doanya- . Saya masih ingat betul ketika, menulis dibuku diary itu sungguh tidak aman karena dibaca sama kakak saya hehe dan ketika mengenal internet saya mulai belajar membuat blog. Kenapa buat blog? Karena saat itu kakak saya masih sangat gaptek, jadi aman! 😀

Berawal hobi blog-walking jaman dulu, saya jadi tertarik untuk menjadi seorang blogger dan bisa menghasilkan uang hehe. Ah.. tapi itu Cuma mimpi. Kenyataannya blog yang saya buat sepi pengunjung. Sempat sedih dan mulai nyari-nyari cara gimana caranya biar bisa mneghasilkan uang dari hasil ngeblog. Satu, dua, tiga cara sudah dicoba tapi tetap saja begitu. Sampai pada tahun 2011 saya memutuskan untuk membuat blog baru dan menulis bukan lagi untuk mengejar uang tapi untuk menuliskan kejadian-kejadian dalam hidup saya. Kelak ketika mulut ini sudah tidak mampu bercerita, kisah hidup saya masih tetap abadi dalam tulisan. Intinya saya menulis sekarang supaya kelak anak cucu saya bisa membaca kisah hidup ibu dan neneknya. Ketika saya tidak lagi mampu untuk becerita, biarlah tulisan-tulisan ini yang bercerita pada mereka.

Lalu tentang mimpi. Saya adalah seorang pemimpi ulung yang punya banyak sekali impian besar dalam hidup ini. Perlahan tapi pasti satu-persatu impian itu mulai mendekat. Contoh kecil adalah dulu saya pengen banget punya motor honda beat. Impian dari jaman SMA , dan ternyata Allah pengen saya sabar dulu. Tau-tau dikasih aja gitu motornya disaat yang tepat dan dimoment yang memang saya sangat membutuhkan motor untuk pp kediri-malang. Terus, contoh lagi ketika saya pengen banget bisa bergabung di organisasi yang keren yang kece. Lalu Allah menjawabnya tahun 2013-2014 saya berada diantara pemuda-pemuda hebat nusantara young leaders. Lalu, di tahun 2015 ini banyak sekali keajaiban mimpi yang saya temui.

Pada akhir tahun 2014 saya pengen banget berhijrah dari jaman jahiliyah saya menuju jalan yang terang benderang hehe. Dan keinginan saya itu dijawab oleh Allah melalui #BeraniBerhijrah di awal tahun 2015 ini. Allah pertemukan saya dengan orang-orang yang hebat dan keren di #BeraniBerhijrah. Menurut saya apa yang saya alami sekarang ini, adalah suatu kejaiban. Sesuatu yang diluar dugaan, yang membuat saya terus melongo “lho kok iso?” . Saya semakin melongo lagi ketika ada ribuan orang yang setiap harinya membaca tulisan saya. “Subhanallah. Lho kok bisa ngono?” . Dulu jangankan ribuan orang yang membaca atau komen tulisan saya, ada satu orang yang khilaf nyasar di blog saya itu udah syukur. Sedangkan sekarang, ketika saya membuat tulisan (meskipun itu hanya tulisan simpel dan singkat) ada banyak orang yang meng-komen dan mengshare tulisan saya. Sungguh ini adalah semacam dreams come true banget.

Sampai sekarangpun saya belum bisa percaya pada hal yang saya alami sekarang. Ketika satu persatu impian saya telah menemukannya jalannya .Ketika doa-doa saya dijawab oleh Allah. Dan sekali lagi saya hanya bisa melongo seakan nggak percaya atas apa yang saya alami. Rasanya semuanya itu udah diatur dengan sangat rapi. Subhanallah wabihamdihi. Bahkan saya sempat dibuat galau berhari-hari karena terus memikirkan kok bisa gitu ya? Kok bisa ya semuanya menjadi nyata. Sampai akhirnya saya cerita ke Mbak Gigi, berharap beliau bisa bantu saya menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sukses membuat saya meninggalkan skripsi.

“Karena kamu nggak pernah tahu siapa aja yang udah nge-doa’in kamu. Kamu sampai bisa seperti saat ini. Percaya atau nggak percaya doa punya kekuatan yang luar biasa, dan doa itu yang menjaga kamu” – Mbak Gigi-  

                Jleeep. Saya langsung terdiam. Saya yang tadinya berwajah galau maksimal jadi cerah ceria mendengar ucapan mbak Gigi. “Kamu gak pernah tahu siapa saja yang udah berdoa buat kamu”. Kata-katanya nacep banget gitu. Oiya, saya lupa bahwa disekeliling saya masih banyak sekali orang-orang yang mencintai saya, orang-orang yang senantiasa menyebut nama saya dalam doanya. Doa orang tua, doa keluarga, doa teman-teman. Masyallah sungguh dahsyat kekuatan sebuah doa ini. Allah, permudahkan segala urusan orang-orang yang aku cintai. Alhamdulillah, sekarang saya sedang diberi amanah untuk menulis disebuah komunitas. Tulisan tersebut disebar melalui media online dan masyallah followernya mencapai puluhan ribu. Rasanya mau nangis. Sungguh berat amanah ini. Sedangkan saya masih gini-gini aja.

Suatu hari, saya coba untuk flashback kembali mengingat-ingat impian saya. Bukankah dulu saya ingin tulisan saya dibaca banyak orang? Bukankah dulu saya harus rela cari info sana-sani supaya blog saya banyak pengunjungnya dan tulisan saya dibaca banyak orang? Sekarang, ketika semuanya tidak perlu lagi saya cari, semuanya sudah siap apa yang harus saya lakukan? TETAP MENULIS! Iya saya akan tetap menulis sampai saya tidak mampu lagi menulis. Menulis apa? Menulis apa saja yang mampu saya tulis dan berharap tulisan saya dapat memberikan manfaat untuk orang lain. Mungkin ketika saya menulis blog seperti saat ini, tidak ada beban berat yang harus saya tanggung. Karena ini adalah blog pribadi saya, yang isinya “semau gue” dan saya tidak berharap apapun. Tujuan saya menulis adalah untuk mengabadikan kisah hidup saya, untuk nantinya saya wariskan pada anak cucu saya.

Sedangkan menulis dikomunitas, dan dibaca banyak orang rasanya itu AMAZING bin AJAIB sekali. Meskipun dibalik ke-amazing-annya ada amanah dan tanggung jawab yang luar biasa berat. Bukan main-main karena saya sebuah tulisan sekecil apapun akan mampu merubah orang. Entah itu merubah cara berpikirnya, merubah sikapnya, atau merubah hidupnya. Kelak saya akan dimintai pertanggung jawaban atas apa-apa yang saya tulis. Ya Allah berikanlah kekuatan pada hamba untuk tetap istiqomah dijalanMu. Akhir kata, karena saya mau kuliah , pagi ini saya panjatkan puji syukur pada Allah dan terimakasih doa-doa dari siapapun itu untuk saya. Doa yang baik tidak akan kembali kecuali kepada orang yang berdoa baik 😉 .

“Teruslah menulis meskipun tidak ada satu orangpun yang membaca”

“Teruslah mengejar mimpimu, jangan pernah mundur. Karena kamu tidak akan pernah tahu kapan Allah akan menjawab doa-doa dan menjadikan impianmu nyata”

“Bersiaplah, karena mimpimu akan segera menemukan jalannya”

“Let dream and fate takes us where we belong”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.