#SuperRandomPost : Curhat!

happy-child-girl-and-butterfly-wallpaper-768x480
gambar diambil dari sini ya (disini)

Sebelumnya saya kasih tau dulu ya, kalau tulisan ini adalah tulisan random yang mengandung sedikit curhat. Maafkan kalau ternyata tulisannya jadi sedikit menye-menye. Oke, baiklah berhubung ini tahun baru, mari kita flashback sedikit semoga yang kurang dan yang salah ditahun kemarin bisa diperbaiki tahun ini. Akhir tahun yang ditandai dengan datangnya bulan muharam, menjadi pertanda pula habisnya masa “mbecek” yang bertubi-tubi selama bulan dzulhijjah/ september kemarin. Undangan datang dari berbagai penjuru, mulai dari teman TK, teman SD, teman SMP, teman SMA hingga teman main.

Jujur, terselip rasa iri dalam hati melihat teman-teman sebaya telah menemukan pasangan hidupnya. Mereka kini telah memiliki dua sayap untuk terbang menuju surga-Nya. Sedangkan saya, masih saja sibuk dengan hal-hal yang jauh dari pelaminan. Sejak hubungan saya berakhir, hingga kini saya memang tak menjalin hubungan dengan siapapun lagi. Bukan. Bukannya saya belum move-on tapi saya telah berjanji pada diri saya sendiri untuk tidak menyia-nyiakan hidup saya yang singkat ini untuk sebuah hubungan yang belum pasti akan berakhir dipelaminan.

“People change for two reason, either their minds have been opened or their heart have been broken” – Steven Aitchison

Benar kalau ada pepatah yang mengatakan demikian. I’ve learned a lot from my broken heart. Dua tahun lalu ketika saya diputuskan olehnya, dunia saya terasa begitu gelap. Dua setengah tahun bersamanya lalu berpisah tanpa alasan yang jelas, itu sakit pemirsa haha. Celakanya saya adalah tipe orang yang nggak gampang jatuh hati pada seseorang, tapi giliran udah jatuh maka saya akan menjatuhkannya sejatuh-jatuhnya. Jangan ditanya lagi deh ya, gimana kacaunya saya setelah ditinggalkannya. Tapi beruntung sekali hati dan badan saya ini buatannya Allah, coba kalau buatan Ch*na pasti sudah pretel dan jadi butiran debu haha.

Waktu itu saya terus menyalahkan diri saya sendiri kenapa sampai hubungannya saya berakhir gitu aja. Ada rasa nggak terima gitu, ditinggal gitu aja. Berbagai upaya saya lakukan untuk bisa kembali, tiap hari berdoa pada Tuhan. Bahkan saya bisa lupa berdoa untuk diri saya sendiri, tapi namanya tidak pernah absen dalam setiap doa saya pada Tuhan. Lalu satu tahun berikutnya Tuhan menjawab doa saya, dan mempertemukan saya kembali dengannya. Amazing, doa saya dikabulkan oleh Tuhan dan malam itu, di Surabaya menjadi akhir dari semuanya. Secara rasional emang ngga masuk akal, saya yang tiap hari berdoa untuknya, saya yang tiap hari meminta pada Tuhan untuk mengembalikan dia, tapi malam itu saya benar-benar malas melihat wajahnya. Tuhan membuka semuanya, dan berpisah dengannya adalah jalan terbaik dari Tuhan.

Waiiiittt, ini kenapa tulisannya curhatt habiisss. Ini kenapa jadi menye-menye bangettt haha. Yaudah , nggak apa-apa mungkin ini saatnya untuk mulai jujur pada diri sendiri, mulai mencintai diri sendiri, dan mari menciptakan kebahagiaan kita sendiri. Patah hati telah membuat pikiran saya terbuka dengan hal-hal baru. Sudah satu tahun ini, masalah cinta-cintaan bukan menjadi prioritas saya. Tapi pernah sih dulu abis putus ngebeet banget pengen nikaah. Ya kali, nikah dijadiin pelarian dari patah hati dikira nikah itu gampang haha.

“ Sebelum ada dia , kamu bisa hidup bahagia kan? Seharusnya sekarang tanpa dia kamu juga bisa hidup bahagia” – Heni Ariasih –

Kata-kata yang diucapkan oleh teman saya itu membuat saya berpikir, iya yaa ngapain juga menghabiskan waktu dan tenaga untuknya, ngapain juga hidup dalam bayang-bayang masa lalu. I’ve changed. Sesuatu yang dulu saya tangisi kini menjadi sesuatu yang amat saya syukuri. Saya belajar bagaimana memaafkan orang lain, saya belajar banyak hal baru. Beruntung, dalam masa patah hati itu saya dipertemukan dengan banyak orang yang membuka perspektif baru, orang-orang dengan latar belakang yang berbeda, iman yang berbeda, budaya yang berbeda, status ekonomi sosial yang berbeda. Dan semua itu menjadikan saya manusia yang “kaya”.

Baiklah , tulisan ini sudah begitu panjang dan full curhat haha. Tapi lega banget rasanya. Jujur baru kali ini saya berani nulis diblog dengan segamblang, sejelas, sefrontal ini tentang cerita patah hati yang menye-menye ini. You should appreciate it, butuh waktu dua tahun lho buat bisa nulis beginian hahaha.  Nah, tahun baru ini pas banget momennya, moment untuk suatu perubahan. Salah satu resolusi saya ditahun baru ini adalah menjadi manusia yang bahagia. Nah itu menjadi bahagia, penyakit-penyakit dalam jiwa raga ini harus dihilangkan. NOL. Saya ingin memulai semuanya dari NOL, saya ingin menata hidup saya yang berantakan ini hihi. Mengurangi pemakaian gadget, perbanyak baca buku, live in a real life . Anw, selamat tahun baru yaa, terimakasih telah membaca curhatan saya yang panjang dan menye-menye ini. Semoga kesuksesan yang berkah dan barokah menyertai kita tahun ini.

 

PS : Dear mantan, thank you for giving me a chance to find someone better than you 🙂

 

Untukmu yang Masih Belum Bisa Move On #2

C7GPW2 A woman walking in the country carrying a suitcase. Image shot 2011. Exact date unknown.
let it go 🙂

      Yaelah galau lagi galau lagi. Gak bisa move on gak bisa move on lagi. Hello, ini sudah tahun berapa ya? Masih aja galau. Dasar manusia baper sedunia. Eits.. pernah nggak sih kalian diledekin gitu sama teman-teman kalian. Mereka itu sok tahu banget ya, orang yang jalanin hidup kamu ngapain sih mereka ikutan berkomentar. Sebel. Iya, tentu sebel lah. Ehm.. sebentar, jadi sebenarnya kamu sudah move on apa belum sih?

“Mereka itu nggak tahu gimana sakitnya kamu, dan usaha apa aja yang sudah kamu lakuin untuk bisa move on. Selow aja, nggak usah marah kalau diledekin gak bisa move on”

            Tenang, santai dan tetap bahagia. Saya tidak akan ikut-ikutan ngledekin kamu-kamu yang masih belum mau beranjak dari kenangan bersama mantan. Saya hanya akan mengajak kamu untuk berpikir sejenak. Berpikir bagaimana supaya kamu bisa terselamatkan dari bayang-bayang kenangan :D. Sebelumnya kamu harus bisa jawab pertanyaan ini dulu.

            Apa yang membuatmu belum bisa move on?

  1. Masih sayang dan cinta
  2. Takut sendirian
  3. Nggak mau jadi jomblo bullyable

Semua jawaban benar!. Selamat kamu MAGAMON aka Manusia Gagal Move On sedunia. Hello, kamu nggak move on itu cuma gara-gara tiga hal itu aja? Coba deh ya dipikir lagi. Kamu rela sakit gitu, nahan sakit terus menerus? Biasanya orang-orang yang susah move on itu orang yang ditinggal pergi alias diputus. Kalau memang begitu kasusnya seharusnya kamu lebih mudah move on dong. Secara kamu ditinggalin gitu, ya udah berarti dia memang sudah nggak cinta kamu, sudah nggak mau bersama kamu lagi. TITIK!. Jangan pernah mengejar orang yang memang sengaja lari dari kamu. Untuk bisa move on kamu harus paham ini betul. Saya ulangi ya, dia yang milih pergi ninggalin kamu. Jadi nggak usahlah kepikiran buat ngejar dia.

“it’s painful to say goodbye to someone you don’t want to let go. But it’s more painful to ask someone to stay when you know they want to leave”

Nah lho.. kamu tahu kalau berpisah dengan orang kamu sayangi itu sakit, tapi kamu jauh lebih tahu kalau dia itu pengen pergi dari kamu, lha kenapa  kamu masih aja ngeyel buat nahan dia pergi?  Kalaupun dia tidak jadi pergi karena kamu tahan, yakin dia masih ada cinta? Bisa aja kan ya dia cuma kasian sama kamu. Kamu mau dikasihani gitu?. Ayo coba pikirkan ini. Setelah kamu sadar bahwa dia ninggalin kamu, lupakan jauh-jauh niat untuk mengejar dia. Saatnya fokus mengobati lukamu, saatnya fokus pada dirimu sendiri.

“dia yang telah menorehkan luka dihatimu tidak layak terus-terusan kamu pikirkan”

            Pelan-pelan saja. Jangan terburu-buru melupakan atau bahkan punya niatan menghapus semua kenangan bersama mantan. Dijamin proses move on mu bakalan tambah lama. Kalau ada yang ngledekin kamu kenapa belum juga move on, santai aja mereka juga juga bakal galau pada waktunya. Namanya juga patah hati, ya pasti sakitlah ya. Nah, sakit itu perlu diobati. Masalahnya, didunia ini tidak ada orang yang suka dengan obat. Dimana-mana obat itu rasanya pahit, apalagi kalau ternyata obatnya harus dimasukkan melalui jarum suntik. Sakitnya dobel tapi obat dan suntik itu sakit yang menyembuhkan.

            Fokus sama dirimu sendiri, dan lakukan hal-hal yang bisa membuatmu bahagia. Shopping, ngumpul bareng teman, mengejar impian-impianmu yang mungkin belum tercapai, dan jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri atas apa yang sudah terjadi. Untuk bisa move on, kamu bisa melakukan ini :

Memaafkan diri sendiri

Iya untuk bisa bangkit dari keterpurukan paska ditinggal dia, kamu harus memaafkan dirimu sendiri. Jangan menyalahkan diri sendiri atas perpisahan yang telah terjadi. Ketahui apa penyebab kandasnya hubungan kalian, kalau ternyata kamu sudah do the best tapi dia tetap pergi ninggalin kamu, yaudah selesai. Berarti masalah ada di dia. Tapi kalau ternyata ada sesuatu yang kurang dari kamu, segera perbaiki tapi ingat jangan pernah mengejar dia yang telah sengaja pergi dari kamu : ) .

Berkumpul dengan teman se-gengs mu

Peran teman paska kamu putus memang sangat besar. Kadang mereka-mereka yang biasa nggak kamu perhatikan karena kamu lebih milih merhatiin pacarmu justru merekalah yang selalu ada buat kamu. Coba luangkan waktu untuk bersama dengan mereka, curhat kegalauanmu juga nggak masalah. Mungkin kamu bakal diketawain sama mereka, tapi justru mereka yang mengetawain kamu didepan itulah sahabat terbaikmu. Jangan marah dulu kalau diketawain atau bahkan diledekin, mereka itu Cuma bercanda kok :D.

Menulis

Iya menulis. Tidak semua orang bisa bercerita kepada orang lain tentang perasaannya. Nah buat kamu yang nggak bisa curhat-curhat gitu, menulislah. Luapkan semua perasaanmu saat kamu menulis. Meskipun menulis tidak memberikan feedback apapun untukmu tapi setidaknya kamu sudah meluapkan segala rasa yang selama ini bikin kamu nyesek.

Membuka Diri

Membuka diri lho ..bukan membuka aurat hehe. Coba lebih open minded dan berkenalan dengan banyak orang baru. Dijamin hidupmu nggak bakalan garing, dan banyak hal baru yang akan kamu dapatkan. Wawasanmu juga akan semakin luas karena bertemu dengan orang-orang baru, pemikiran-pemikiran baru dan ide-ide yang juga baru.

Hubungi Mantan

Lho.. katanya move on, kok malah hubungi mantan?. Silaturahmi itu penting lho ya, jadi jangan mencoba memutuskan silaturahmi. Mungkin kamu butuh waktu yang sedikit lama untuk bisa melakukan ini. Karena saat baru putus, kamu pasti sakit banget jangankan menghubungi mantan kalau bisa mah semua yang berhubungan dengan mantan dibuang jauh-jauh. Tunggu beberapa waktu sampai luka mengering. Tapi ingat jangan BAPER!. Tujuan menghubungi mantan hanya silahturahmi aja, sekedar say hello bukan untuk membahas yang dulu-dulu apalagi berharap bisa balikan. NO. BIG NO!. Balikan itu ibarat kamu ngulang mata kuliah yang nggak lulus disemester pendek, nggak bakal dapat nilai A paling mentok juga B, sekedar lulus aja.

Saatnya Napak Tilas Kenangan.

Ini sedikit EKSTREM sih, sangat tidak disarankan buat kamu-kamu yang baru aja putus. Kunjungi tempat-tempat yang pernah kamu kunjungi bersama mantan, lakukan hal-hal yang biasa kamu lakukan sama mantan, dengerin lagu yang biasa kalian dengerin bersama mantan atau apapun lah yang bisa membuka memorimu bersama mantan. Terkesan nggak ada kerjaan sih ya, tapi kalau kamu berhasil melakukan semuanya dengan BIASA AJA, tanpa drama mellow apalagi nangis lebay. SELAMAT KAMU BERHASIL MOVE ON. Jadi ini cuma sebagai alat ukur aja sih (saya menyebutnya sih gitu), sudah sampai dimana move on kalian. Ucapkan selamat tinggal buat semua itu dan welcome new hello : ).

Ingat move on adalah proses, jadi nggak bisa buru-buru. Jangan jadi manusia munafik yang berlindung dikata-kata bijak agar terlihat kuat. Iya, kamu memang akan terlihat kuat diluar tapi didalam masih nyimpan luka masa lalu. Nah , buat kamu semuanya yang masih galau, yang patah hati semoga cepat move on ya : ). Kalau ada yang ngledekin kamu kenapa nggak move on move on biarin aja, belum tentu yang ngledek kamu itu hatinya udah bersih dari luka karena mantan. Setidaknya kamu jujur pada dirimu sendiri : ). Stay strong gaes 😀

Untukmu yang Masih Belum Bisa Move On

a-new-hello

“If you brave enough to say goodbye, life will reward you with new hello” (Paulo Coelho)

            Well. Namanya juga hidup ya, jadi ada yang namanya seneng ada juga yang namanya sedih. Ada yang namanya pertemuan ada juga yang namanya perpisahan. Bertemu dengan orang kita cintai pasti seneng ya, tapi kalau berpisah dengan orang yang kita cintai? Suweedihh , hancur, patah hati atau malah pengen gantung diri dipohon toge?. Tidak!. Saya sama sekali tidak sedang patah hati. Ngga tau kenapa kok lagi pengen nulis yang gini-ginian :D. Mungkin karena kebanyakan dengerin Halaqah Cintanya Kang Abay, sama Mencintai Kehilangannya Ananditodwis. Racun banget dah lagunya. Mas Dilla yang bikin aku makin galau gara-gara share lagu ini digrup -__- , bodohnya lagi lagu ini malah jadi semacam lagu kebangsaan yang “aku banget”.

Mencintai Kehilangan. Ehm.. ini yang perlu digaris dibawahi. Tidak selamanya kehilangan itu harus dibenci, tapi kita juga harus belajar untuk mencintai kehilangan. Berapa banyak orang yang menangis bahkan sampai depresi hanya karna kehilangan sesuatu yang tidak dibawa mati. Itu semua disebabkan, karena kebanyakan dari kita hanya siap mencintai pertemuan saja, tapi lupa kalau setiap yang ada dibumi ini diciptakan berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada hitam ada putih, ada laki-laki ada perempuan, begitu juga dengan pertemuan. Ada pertemuan tentunya juga ada perpisahan. Lagu Mencintai Kehilangannya Ananditodwis ini bercerita tentang seorang perempuan dan laki-laki yang harus rela kehilangan cinta demi impian dan demi ridho Allah. Iya, ceritanya memang klasik banget, dan udah biasa banget dikehidupan sehari-hari. Lanjutkan membaca “Untukmu yang Masih Belum Bisa Move On”

Let’s Move on :)

Bagi seseorang yang baru saja mengalami putus cinta pastilah sangat menyakitkan. Dunia mendadak suram dan lingkungan rasanya tak lagi bersahabat. Semuanya selalu berhungan dan mengingatkan pada dia, dia dan dia yang telah menjadi mantan.

“aku galau, aku tak bisa hidup tanpamu, bagaimana bisa kamu mengkhianati janji kita, aku masih sayang kamu, please, jangan tinggalin aku,tanpamu aku butiran debu dan blaa blaa “

Itulah kata-kata yang biasanya keluar dari mulut orang yang baru patah hati karena putus dari sang kekasih. Susah move-on kalo bahasa gaulnya sekarang. Move-on sering kali menjadi sesuatu yang sangat sulit ketika seseorang baru saja putus. Kenangan-kenangan yang dibuat bersama dengan sang mantan yang selalu membuat kita susah untuk move-on dan menjalani hari seperti biasanya saat belum bersama dengan mantan. Bukankah dulu sebelum beracaran kita juga sendiri?? Dan kita tetap hidup kan, tetap bisa beraktivitas kan?? Lalu, kenapa saat sudah putus kita bilang “aku tidak bisa hidup tanpamu” .

Padahal pacar itu hanya memberikan sedikit kontribusi dalam hidup kita. Pacar itu kan belum menjadi suami kita. Porsi pacar dalam hidup kita tak lebih 30%, lain halnya ketika ia telah menjadi suami/istri kita. Ketika sudah menjadi suami/istri kita ibarat 2 tubuh yang hanya punya satu jantung, tidak bisa dipisahkan. Nahh..kalau pacar??

Move on sama halnya dengan sakit. Tidak akan sembuh kalo tidak diobati kalaupun bisa sembuh tanpa obat pasti memakan waktu yang cukup lama. Sedangkan kita akan semakin tersiksa dengan sakit yang kita alami. Nah…saat kita baru aja putus apa yang seharusnya kita lakukan agar cepat bangkit dan tidak perlu waktu yang lama untuk move on. Berikut tips dari saya (pengalaman 😛 ) semoga bermanfaat :

1. Menulislah
Kata orang menulis adalah obat galau yang paling ampuh. Tulislah apa yang ada dipikiranmu kalau perlu tulis semua keburukan mantan dan tempel didinding kamarmu. Ini akan sedikit mengurangi rasa kecewa dan penyeselanmu karena putus dengan pacar.
2. Banyak bergaul dengan teman dan mencari kegiatan
Putus dengan pacar itu artinya kamu semakin punya banyak waktu untuk teman-temanmu yang selama ini kamu cuekin karena ada pacar. Sibukkan dirimu agar tidak terus teringat mantan, bantu ngepel atau nyuci piring juga boleh. Hehehe.
3. Jangan langsung memutuskan komunikasi
Walaupun sudah putus jagan langsung memutus komunikasi. Say haii , masih diperbolehkan kok. Hehe. Pelan-pelan saja karena pastinya kita akan sangat berat bila langsung tidak terima kabar dari dia. Sehari cukup satu atau dua kali sms saja.
4. Cintailah dirimu sendiri
Manjakan dirimu sendiri. Buatlah dirimu berarti . karena dirimulah yang paling mengerti dirimu. Katakan pada dirimu sendiri I LOVE YOU, BUT I LOVE MY SELF MORE. Hihihi.
5. Datangi tempat yang menyimpan banyak kenangan kalian berdua
Yang satu ini sedikit ekstrem, buat yang menderita galau akut. Orang yang punya penyakit jantung dan semacamnya DILARANG keras mencoba ini, kalau tetep ngeyel resiko ditanggung penumpang. Hehehe 😛

Putus cinta trus galau itu ibarat orang yang lagi sakit sekarat tapi gak pernah mau berobat. Terus-terusan manjain sakitnya dan terus merasa tentram walaupun sakit terus menggrogotinya. Mereka tidak mau berobat dengan alasan obat itu pahit, kalo berobat ke dokter itu disuntik, dan disuntik rasanya sakit. Memang.. !!! siapa bilang obat itu manis dan suntik itu tidak sakit, tapi bukankah sakitnya, pahitnya Cuma sebentar tapi setelah itu cepat kita tidak lagi meraskan sakit? Kita juga tidak lagi kesakitan setiap malam. Sama hal nya dengan orang yang lagi putus cinta, bawaannya ga rela kalau harus melepas semua kenangan yang udah dibangun bersama mantan. Terlalu manis, terlalu indah , terlalu sayang untuk dilupakan. Dan akhirnya lebih memilih terus tinggal bersama kenangan dan luka yang disimpan rapi didalam hati. Terus meratapi kisah cinta yang dulu tanpa pernah mau berpikir untuk maju. Heelooooo…mungkin disana mantan mu sudah say goodbye sama semua kenangan kalian, mungkin dia sudah happy sama pacar barunya, dan mereka sudah jauh melangkah kedepan, sedangkan kalian??? Coba pikir lagi kondisi kalian. Mengenaskan

Galau karena putus cinta jangan lantas menjadikan kita berubah menjadi orang lain. Kita berlindung pada kata GALAU, SEDIH, dan berusaha menunjukkan kalau kitalah orang termalang didunia karena ditinggal pacar. Picik bin cupet banget pikiran kita kalau seperti itu. Dunia terlalu indah untuk sebuah kata ‘GALAU’ apalagi hanya karena putus cinta.

PS : catatan ini saya buat untuk menyemangati teman-teman saya yang mungkin saat ini sedang galau. It’s tim to over your ‘GALAU’ lets make our life joyfull dan wonderfull 
Semangaaattt !!!! : D
‘dhe’