Tiket Promo Pertamaku :D

Oke.. setelah kemarin saya menulis pengalaman saya membuat paspor di kantor Imigrasi Kediri, saya akan menulis pengalaman pertama saya berburu tiket murah untuk tujuan singapura dan kuala lumpur. Jadi , ceritanya beberapa jam setelah mengambil paspor saya , ada email masuk di inbox saya. Dan ternyata itu email promosi seat 0 rupiah dari Airasia. Wahhhh…rasanya seneng banget, dan gak sabar pengen cepet-cepet hari minggu karena promo dimulai hari minggu 6 oktober 2013 (dasar mahasiswa kere , sukanya gratisan  😀 )

Perburuan tiket aya mulai hari senin pagi, karena kalau malam-malam pasti servernya sibuk. Lagian kalau malam-malam gak enak sama yang dipinjami klik BCA ( ini gak modal banget ya, buat beli tiket aja harus minjem id orang lain -__- ). Jam 9 pagi , perburuan tiket dimulai deh. Setelah tanya-tanya jadwal libur di admin, akhirnya saya beranikan untuk benar-benar booking tiket. Sedikit meleset dari target saya, tapi gak papa lah maju 3 hari dari target. Sebelumnya saya merencanakan tanggal 18 Februari , tapi free seat gak ada di tanggal itu adanya ditanggal 17 dan beberapa tanggal sebelum itu. Sebenarnya kalau tanggal 17 enak, ada teman grup BD (mbak Ayu , yang berangkat dari Medan), tapi sayan yang first flight nya gak ada, dan itu tidak sesuai inetary yang saya buat.

Tanpa babibu.. saya akhirnya booking tiket CGK-SIN untuk tanggal 16 Februari 2014 penerbangan yang paling pagi by AA. Dann…. harganya Rp. 0 , Cuma bayar pajak aja 66rb. Jadilah tiket pertama saya seharga 66rb, jadi 76rb sekalian sama booking fee nya. Horeeee!! Selanjutnya, untuk tiket pulang saya pilih lewat KL, karena setelah ditung-itung jatuhnya murah pulang lewat KL. Karena kalau beli tiket KL-CGK harus pakai kartu kredit atau bank lokal KL, dan saya tidak punya itu. Maka cara yang paling efektif, efisien, dan tentunya murah maka saya beli tiket PP SUB-KL seharga 298rb untuk tanggal 18 Februari. Nantinya hanya tiket pulangnya saja yang saya pakai (semoga ini tidak menimbulkan masalah), dan saya memilih langsung pulang , tidak mampir jakarta dulu. Karena ini cara yang paling murah hehe (tetep gak mau rugi:D).

Semua tiket saya itu, saya bayar menggunakan ID BCA  nya kakak ipar saya, dan sempat adu argumen dan merayu-rayu dulu. Karena dia takut sama kakak saya, takut kalau ada apa-apa sama saya. Setelah dirayu-rayu dan diyakinin dan berjanji saya yang akan bertanggung jawab kalau kakak saya marah dia akhirnya luluh dan mau membayar semua tagihan saya :p hehehe. (Makasihh Mas giri, you’re the best cousin-in-law :d ). Total semua tiket saya adalah IDR 384rb. Murahhhhhhhh !!! 😀

Bisa dibilang persiapan saya untuk trip pertama kali ke LN, sudah 50%. Tiket sudah, paspor sudah, sekarang tinggal memikirkan biaya akomodasi selama tiga hari berkelana dinegeri tetangga. Teman-teman di grup BD banyak memberikan masukan dan bantuan dan semangat 😀 hehehe. Bahkan dari grup itu saya banyak mendapatkan teman orang-orang keren. Bahkan ada salah teman dari grup BD yang sekarang tinggal di SG, mempersilahkan saya untuk mampir ke apartemennya. Selain itu , saya juga punya banyak teman yang mau jalan bareng ke SG dan KL.

Bismillah, manusia hanya berencana tapi ALLAH yang maha menentukan. Saya berusaha untuk mempersiapkan semua yang menjadi impian saya ,namun sekali lagi ada ALLAH yang maha mengatur. Ready fot he best, and prepare for the worst. Semangat untuk meraih MIMPI ..!!! SINGAPORE , KUALA LUMPUR I’M COMINGGGGG SOON …. 😀

Pengalaman Membuat Paspor Dikantor Imigrasi Kediri.

Setelah sekian lama tertunda, akhirnya minggu kemarin saya resmi punya paspor! 😀 Yeaahh.. saya siap untuk berpetualang! Membuat paspor merupakan salah satu target saya dari tahun 2012, namun kenyataannya realisasinya molor hingga 2013 hampir berlalu. Keinganan saya untuk membuat paspor adalah ketika beberapa tahun yang lalu saya membaca tulisan Rhenald Kasali yang berjudul Paspor disebuah surat kabar. Tulisan itu sangat menginspirasi saya untuk tidak hanya stuck ditempat tinggal saya. Keinginan untuk menginjakkan kaki diluar negeri semakin menjadi. Tidak hanya itu, bahkan saya punya impian baru yaitu Backpacker. Ya.. backpacker adalah cara yang mungkin realistis bagi mahasiswa kere seperti untuk mewujudkan impian menginjakkan kaki di negeri orang.

Paspor

Oke.. saya harus realistis. Untuk bisa mewujudkan impian saya, maka pertama-tama saya harus punya “kunci” nya dulu sebelum memasuki pintu negeri orang. Yapp.. paspor. Saya harus punya paspor dulu sebelum backpacker keluar negeri dan tentunya harus siap duit gaess :D. Jadi , untuk mewujudkan impian saya itu , 2 minggu yang lalu mengusrus paspor saya di Kantor Imigrasi kelas III  Kediri. Proses pembuatan paspor sendiri sebenarnya cukup mudah, dan tidak terlalu berbelit-belit. Hanya bayar 255rb kita sudah bisa memiliki paspor.

Saya datang ke kantor imigrasi Kediri, pada hari Jumat, 27 september 2013 dengan membawa berkas yang diperlukan. Berkas cukup simpel yaitu Kartu keluarga, KTP, Akte lahir/ijasah terakhir/surat nikah semuanya difotocopy A4 ya. Setelah itu saya diberi semacam blangko, yang kemudian blangko itu , harus saya bawa saat balik lagi ke kantor imigrasi pada hari selasa 1 Oktober 2013 untuk pembayaran, foto, dan interview. Hah.. bikin paspor ada interview nya segala. Ehmm.. pas balik hari selasa untuk interview, foto dan bayar agak deg-degan juga sih. Ntar ditanya apa ya, trus pertanyaannya apa ya? Tapi ternyata pas masuk ruangan interview dan foto agak serem juga sih. Ada orang pas ditanya mbulet aja, dan petugasnya kayaknya galak gitu.

Saat sesi pemotretan (lagaknya selangit bak model) , saya harus mengulang dua kali karena kata petugasnya jelek hasilnya. Selain itu saya juga dipaksa untuk menarik jilbab saya kebelakang supaya alisnya keliatan. Padahal nih.. dari rumah udah tancap abis dandan ala hijabers, tapi hars rusak diruang foto -__- . Abis foto nunggu bentar buat wawancara, ini nih yang bikin deg-degan. Ntar ditanya apa ya? Eh,, pas nama saya dipanggil. Ternyata saya hanya hanya ditanyai nama lengkap, tempat tanggal lahir dan tujuan bikin paspor. Beda sama orang sebelum saya yang harus diomeli petugas karena mungkin jawaban orang itu kurag meyakinkan petugas hahaha. Pas ditanya apa tujuan kamu bikin paspor? Saya jawab singkat mau exchange ke Malaysia. Hahah ini mah ngawur :p . setelah itu petugas menyuruh saya untuk tanda tangan dipaspor, dan beliau bilang ya paspornya sudah jadi dan bisa diambil hari jumat. Horeeeeee !!!!

Hari jumat balik lagi ke kantor Imigrasi Kediri buat ambil paspor. Oiyaa..pengambilan paspos hanya dilayani dari jam 3 sampai jam 4 sore ya. Setelah nyerahi bukti bayar dll, petugas memberikan pspor saya. Dan taraaaaa….. saya punya PASPOR sekarang :D. Insiden tarik-tarik jilbab di ruang foto ternyata membwa dampak bagi penampakan saya dipaspor. Jilbab saya gak rapi -____-  tapi gak parah sih, Cuma gak sebagus dan serapi pas berangkat dari rumah. Yasudah tidak apa-apa lah.

And my next target is…. BERBURUUU TIKET MURAHHH !! alhamdulilah, beberapa jam setelah mengambil paspor saya dapat email dari airasia yang isinya penawaran promo mulai 0 rupiah. Cerita tentang berburu tiket akan saya ceritakan dipostinga selanjutnya ya 🙂

Keep on Dreaming and fight for your dream 🙂